JL. Marsda Surya Dharma KM 7 +62 813-7335-6204 humas@smktarunajambi.sch.id

Belen Sutriawan, S.Pd, Gr

Ketua Jurusan Teknik Kendaraan Ringan

Teknik Kendaraan Ringan.

Teknik Kendaraan Ringan (TKR) adalah salah satu kompetensi keahlian dalam Program Keahlian Teknik Otomotif yang secara khusus mempelajari dan mengaplikasikan ilmu perawatan dan perbaikan sistem-sistem kendaraan ringan, seperti mobil penumpang, kendaraan niaga kecil, dan kendaraan berbahan bakar bensin maupun diesel.

Pembelajaran di jurusan ini mencakup aspek teori dan praktik yang saling terintegrasi, dengan ruang lingkup utama meliputi:

  • Teknologi mesin kendaraan ringan: mencakup sistem pembakaran dalam, sistem bahan bakar, sistem pelumasan, sistem pendinginan, dan sistem knalpot.
  • Sistem pemindah tenaga: termasuk kopling, transmisi manual dan otomatis, gardan, poros penggerak, serta sistem diferensial.
  • Sasis dan suspensi: sistem kemudi, suspensi, rem, dan roda kendaraan.
  • Kelistrikan otomotif: sistem pengapian, sistem penerangan, instrumen kendaraan, sistem starter dan pengisian baterai, serta penggunaan kontrol elektronik (ECU/ECM).
  • Teknologi otomotif modern: pengenalan sistem kontrol elektronik, OBD (On-Board Diagnostics), dan penguasaan alat ukur serta scanner otomotif.

Program ini juga menekankan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan etos kerja tinggi, sesuai dengan kebutuhan dunia industri. SMK Taruna Indonesia Jambi menyelenggarakan pembelajaran berbasis kompetensi dengan pendekatan Teaching Factory dan kerjasama industri untuk praktik kerja industri (Prakerin).

Tujuan Pendidikan

    1. Membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan teknis bidang otomotif, khususnya kendaraan ringan.
    2. Membangun sikap profesional, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dalam dunia kerja.
    3. Menyiapkan lulusan yang mampu bekerja secara mandiri atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di bidang teknik otomotif.

Prospek Kerja Lulusan Teknik Kendaraan Ringan

Lulusan jurusan TKR memiliki peluang kerja yang sangat luas, baik di sektor formal (industri otomotif) maupun informal (wirausaha). Berikut beberapa prospek kerja utama:

1. Teknisi Otomotif Profesional

Lulusan dapat bekerja sebagai teknisi atau mekanik di:

      • Bengkel resmi (Authorized Dealer): Toyota, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Daihatsu, dll.
      • Bengkel umum atau spesialis.
      • Perusahaan fleet (angkutan logistik, transportasi umum, rental kendaraan).

2. Service Advisor dan Quality Control

Bertugas menangani pelanggan, menganalisis kerusakan, dan memastikan kualitas pekerjaan bengkel sesuai standar manufaktur.

3. Operator dan Teknisi di Industri Otomotif

Dapat bekerja di pabrik otomotif sebagai teknisi perakitan, pengujian kendaraan, hingga perawatan mesin produksi.

4. Wirausaha di Bidang Otomotif

Lulusan juga berpotensi membuka usaha sendiri, seperti:

      • Bengkel mobil.
      • Usaha cuci mobil dan salon mobil.
      • Toko sparepart atau modifikasi kendaraan.

5. Instruktur atau Guru Produktif

Dengan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, lulusan dapat menjadi tenaga pendidik di SMK atau lembaga pelatihan.

 

6. Karier di Dunia Transportasi dan Logistik

Menjadi teknisi atau pengelola armada di perusahaan angkutan umum, perusahaan logistik, atau dinas pemerintahan yang memiliki armada kendaraan operasional.

7. Pendidikan Lanjutan

Lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan program studi:

      • Teknik Otomotif
      • Teknik Mesin
      • Teknik Elektro Otomotif
      • Pendidikan Teknik Otomotif (jika berminat menjadi guru)